Leave a comment

Prasangka Adalah Sebagian Dari Do’a

Sang maha pencipta tidak pernah membatasi rizki seseorang,namun terkadang secara tidak sadar kita sendiri yang membatasi diri atas rizki yang telah diberikan, kenapa demikian? karena kita selalu terjebak oleh prasangka yang menggiring otak kita untuk berfikir untung dan rugi contohnya tak jarang kita dengar pernyataan seperti : (” aduh…duit habis bagaimana besok makan,ongkos dsb” ” aduh banyak pengeluaran, gaji bulan ini cukup gak yah ” “aduh…harus bayar ini,itu mana belum ada duit gimana nih”) padahal sang pencipta telah berfirman “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada diri-Ku” ini jelas,semakin kita berprasangka buruk maka semakin kita merasa kesusahan,proses apa yang terjadi dalam tubuh,sehingga kita merasa susah dan akhirnya kita benar2 kesusahan sesuai dengan prasangka yg kita pikirkan????? kontras sekarang mah makanya di surat Al Baqarah 112 berbunyi, “orang yang beriman tidak pernah khawatir dan sedih hati” apa artinyya? artinya mereka yakin bahwa segala yang terjadi adalah yang terbaik,dan mereka yakin bahwa sang maha pencipta senantiasa memelihara mereka…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: